ContohPuisi Alam indonesia Terbaru dan Terlengkap 2020 Puisi adalah sebuah karya sastra yang berbentuk tulisan. Contoh puisi tentang keindahan alam Alam Indonesia mempunyai pesona yang sangat indah itu sudah terkenal sampai ke luar negeri. 382020 Sempurnanya keindahan alam Indonesia Takkan terganti dengan apapun di dunia ini Sekalipun emas dan permata dijadikan upeti Namun takkan pernah mampu KumpulanPuisi Indonesia Terbaik #1. Indahnya Alam Negeri Ini #2. Kasihan Bangsa Puisi Indonesia Menangis #1. Negaraku #2. Bumi Kita Hukum Rimba Itu Hukum Negeriku Penutup Puisi Indonesia - Berbicara tentang Indonesia, tidak hanya menceritakan tentang keindahannya, kekayaan sumber daya alamnya, kesuburan tanahnya, keramahan penduduknya. tentangsiapa pula yang akan mau makan tentu bagi siapa saja yang berselera atau nafsu semangat makannya ada (ketahui siapa yang makan, 2022) Puisi kedua dari enam rincian judul puisi tentang Rencana Merinci Makanan, khususnya tentang Ketahui Siapa yang Makan. Semoga bermanfaat. PUISI| KOTA MAKASSAR | MENTARI DI PANTAI LOSARI | Karya Asrul Sani Abu. Mentari di Pantai Losari. Mentari pagi bersinar setiap hari. Sinar terangnya menyirami diri. Demi mencari nafkah batin, hati dan diri. Demi engkau yang kusayang. Demi bahagianya keluarga kita. Menjadi mentari tak semudah sang mentari. Sayasangat bersyukur, bisa membawa keluarga saya dari Cikarang, bersilaturrahmi bersama kedua orang tua di Makassar dalam suasana lebaran penuh berkah. Keharuan melingkupi rumah kami saat itu tatkala keindahan harmoni idul fitri menggema dalam nuansa kekeluargaan. Kami lalu berfoto bersama, mengabadikan momen berharga ini, setelah itu kami Puisitersebut bagian dari buku puisi berjudul "Karang Menghimpun Bayi Kerapu" yang berisi 100 puisi karya Ibrahim Gibra - nama pena dari Prof Gufran Ali Ibrahim. Puisi itu sejatinya, cara memahami pengarang tentang keindahan alam Maluku Utara di masa lalu, saat ini dan apa yang diimajinasikan nanti. Keindahankebahagiaan dan kesedihan dapat kita ungkapkan melalui sebuah puisi. Tidak hanya itu hijau birunya air laut yang diberi aksesoris berupa deburan. Kehidupan yang tentram tinggal kenangan. Berdekap selalu aku dalam hangat cintamu. Akan tetapi inti dari perjalanan adalah prihal bepergian dari suatu tempat ketempat yang lain. KEINDAHANSAWAH Padi-padi tumbuh dengan subur Serentak memancarkan hijau yang indah Angin bertiup sepoi-sepoi Begiu indah pemandangan sawah Para petani membawa cangkul Mereka mulai menanam padi Banyak burung berkicau riang Menyambut indahnya pemandangan sawah Ya Allah sungguh indah ciptaanMU Kau ciptakan surga dunia Karya : ISNI FITRIYANI (VII B) PuisiTentang Alam Senja, Keindahan Yang Tidak Terganti Lukaku Diusap Sang Bulan Potongan Indahnya Surga Nusantara Awan Kemana Perginya Alamku Yang Lestari Pantai Di Atas Bentangan Langit Itu Keindahan Alamku, Alam Indonesia Inilah Tanah Airku Desaku Yang Permai Rembulan Dan Matahari Alam, Itulah Namaku Indonesiaku, Tanah Airku oWskJ. MANGKASARA mangkasara’ dalam hati jiwa yang bernyanyi mangkasara’ dalam irama rambang-rambang larut malam mangkasara’ dalam mimpi menembus batas suci mangkasara’ dalam cinta menghias halaman sejarah mangkasara’ dalam rindu terbayang bulan sepi mangkasara dalam lagu sinrili’ dan pakacaping mangkasar’ bait puisi passure’ dan kelong mangkasara’ dalam tradisi ra’bana to pab’biring makassar 23 desember 2003 karya Udhin Palisuri MAKASSAR UNTUK SEMUA namamu makassar namaku orang makassar namamu kampung makassar perjuangan suci menuntut hati nurani tak bisa setengah hat namamu makassar nafasmu makassar hidupmu makassar rindu makassar cinta makassar makassar untuk semua makassar, 12 mei 2008 karya Udhin Palisuri PASENG karaeng matoaiya mangkubumi tallo dan gowa berpesan kepada putranya, karaeng pattingalloang “mamallak’ko ri tu malambusuk” wahai anakku yang engkau takuti setelah tuhan adalah orang jujur KEMBALIKAN MAKASSAR kembalikan makassar kepada leluhur kembalikan makassar kepada sombaiya kembalikan makassar kepada asalnya kembalikan makassar kepada tomanurung betapa sedih wajah makassar bongkar bangunan kuno mengoyak jejak jejak sejarah makassar, 9 november 2006 kepada Ram Prapanca PEREMPUAN perempuan itu wajah dalam cermin perempuan itu bunuh diri dengan bom perempuan itu menari di lorong sunyi perempuan itu orang bone perempuan itu membaca ayat tuhan makassar, 26 juli 2007 kepada Taslindah Pakarena Tak kunjunga bangunturu galle Naku gunciri naung gulingku Kualleanna tallangnga natoalia Dongang-dongang la apami gau Dongang la dongang dongang La nia tene’na-tene nala lo apami gau Tutuki malepa-lepa galle Mabiseang naung rate bonto Tallang ki sallang ki nasako aling bu’bu Dongang-dongang La bella karaeng Puisi wacana keindahan & kenangan di tanah Makassar ialah puisi yg berkisah mengenai indahnya alam & keunikan budaya di Sulawesi Selatan dgn judul puisi sukmaku di tanah Makassar Nah bagaimana kisah cerita dlm bait bait puisi keindahan makassar yg kini telah menjadi ingatan sang penulis puisi Selengkapnya disimak saja puisi yg menceritakan ihwal keindahan alam Makkassar dlm bait puisi sukmaku ditanah Makassar berikut ini Sukmaku di tanah MakassarKarya Asia Ramli Prapanca Sukmaku di tanah Makassar Negeri Bayang-bayang Negeri timur matahari terbit Gunung-gunung perkasa Lembah-lembah menganga Pohon-pohon purba Kuburan-kuburan renta Di dlm kelambu sarat dupa Berhadap-hadapanlah dgn Dewata Dengan Berlapis-lapis pakaian sutera Musik & tari saling berlaga Sukmaku di tanah Makassar Memburu anoadi rimba belantara Menangkap kupu-kupu di tebing-tebing terjal Mengejar derai-derai daunan berair Memanjat pohon-pohon lontar Dibawah naungannya bertempat gelanggang sabungan ayam Dibelakang sekian gumam sinrili siap membunuh ketidakpuasan Dengan badik & tukul besi Sukmaku di tanah Makassar bersayap angin mammiri bersiul membelai kota dgn nilai-nilai Menunggang kuda jantan dgn lari kencang menjinjing cita-cita ke garis kemenangan Kerikil-watu merah bertempat tinggal gemerincing Pasir putih membentang panjang berkilauan Sukmaku ditanah Makassar Bersampan pinisi dgn layar daun lontar Dengan panji-panji sutera warna-warni Mengejar debu ombak menjil*t lekuk gelombang Menyelam ke rahang-rahang menyunting kerang Mentyelam ke dasar tasik memetik mutiara Sukmaku ditanah Makassar Ke mana pun gue pergi Dimanapun gue melambai Gadis-gadis pakaeran selalu menyanyi, menari di hatiku Selamat tinggal puncak Lompobattang Selamat tinggal hulu Jeneberang Selamat tinggal Kampung Galesong Selamat tinggal Pantai Barombong Selamat tinggal Pulau Kodingareng Selamat Tinggal Karaeng Sukmaku di tanah Makassar Mengeja I Buri memburu juku eja Mengejar debur ombak menjilat lekuk gelombang Sukmaku di tanah Makassar Melengking bareng pui-pui Merancak bersama parappasa Mengemuruh bersama pakkanjara Sukmaku ditanah Makassar Meski Malino tak berpohon lagi Meski Jeneponto tak berkuda lagi Meski Losari tak berair lagi Meski Somba Opu tak berpuing lagi Sukmaku ditanah Makassar Sukmaku ditanah Makassar Sungguh Karaeng Meski kita berpisah beribu gelombang _ Demikianlah puisi Makassar tentang keindahan alam & budaya di tanah Makassar, baca pula puisi-puisi alam & puisi budaya dihalaman lain